Demi Kemandirian Desa, DPMD Siap Bantu Wujudkan Generasi Emas

0
144

BANJARBARU-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan siap menjembatani program dan kegiatan untuk mewujudkan generasi emas yang unggul dan maju serta mempersiapkan bonus demografi 2045.

Dinas PMD Kalsel mengapresiasi hadirnya Pengurus Generasi Emas Indonesia (GESID) Di Kalsel yang mengusung visi misi Pemuda Maju, Desa Mandiri, untuk Generasi Emas Indonesia.

“Visi ini tentu sangat sesuai dengan tujuan Dinas PMD untuk memberdayakan masyarakat dan memajukan desa, sehingga kita mengapresiasi organisasi ini yang akan membentuk kepengurusan di seluruh kabupaten/kota,” ujar Sekertaris PMD, Raden Mas Ernato Surya Jaya, SP MAP di Banjarbaru, Selasa (27/2/24).

Surya mengatakan, pemuda harus turut andil dalam memandirikan desa, sehingga hadirnya GESID dapat memberikan sumbangsih pengawasan maupun perhatiannya kepada pemerintah desa dalam meningkatkan peran pemudanya. Ia juga berharap Pengurus GESID di Kalsel juga terus berkoordinasi dengan Dinas PMD demi kebaikan dan manfaat bagi masyarakat desa.

Hal ini disampaikan Surya saat bertemu dengan pengurus GESID Kalsel, di antaranya Ketua Umum, Muhammad Hanafi dan salah satu pengurusnya, Muhammad Miftah serta Ketua Umum Kabupaten Banjar, Ahmad Nau.

GESID diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan pemuda tinggal dan membangun di desa masing-masing. Misalnya dengan melalui gerakan cinta tinggal di desa sehingga tidak semua dari pemuda berangsur pindah ke perkotaan.

“Bagaimana kita memberikan peluang dan menumbuhkan potensi yang dimiliki masing-masing desa sehingga pemuda dapat berperan di desanya,” kata Surya.

Sementara Ketua GESID Kalsel, Muhammad Hanafi mengharapkan potensi di setiap desa dapat dimanfaatkan dan dikembangkan agar dapat dirumuskan dan menjadi cikal-bakal peluang ekonomi, dan jug tentu memberikan dampak finansial dan kemandirian anak muda terutama pemuda desa setempat.

“Kita juga terhubung kepada LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) dimana bisa membantu mencarikan pasar ekspor ke luar negeri bila kita memiliki potensi komoditi yang bisa dikembangkan dari daerah kita di Banua ini, ” Kata Hanafi.

Ahmad Naufal selaku Ketua GESID Kabupaten Banjar mengapresiasi Pemerintah Provinsi yang termasuk tercepat dalam serapan dan pengalokasian dana desa. “Kita berharap pemuda desa juga bisa turut andil dalam pengawasan dan memerhatikan pelaksanaan di desa masing-masing agar dana desa tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik dan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (Eddy)