Desa Tiwingan Lama, Satu-satunya Desa di Kalimantan Selatan Sebagai Nominator Nasional Festival Desa Wisata Nusantara Tahun 2019

0
583

Pada Bulan Oktober telah diselenggarakan kegiatan verifikasi festival Desa Wisata Nusantara oleh Tim Verifikasi Pusat yang terdiri dari unsur Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI serta Kementerian Pariwisata RI. Desa  Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar merupakan salah satu nominator dari 158 desa se Indonesia yang berhasil lolos dalam tahap verifikasi awal, yang selanjutnya masuk dalam nominasi 28 besar nasional. Dalam kegiatan verifikasi ini penilaian yang dilaksanakan meliputi 3 Aspek yaitu yang pertama Aspek 3A yaitu: Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas serta target market dan pengunjung.  Kedua adalah aspek sumber daya manusia meliputi: Proses kelembagaan dan keterlibatan masyarakat, dukungan desa/dana desa/bumdes, kemitraan, peningkatan kapasitas SDM, dampak ekonomi, sosial dan lingkungan serta terakhir aspek Branding, Advertising dan Promotion.

Berdasarkan hasil verifikasi yang diumumkan pada akhir Oktober 2019 Desa Tiwingan Lama masuk ke dalam 10 besar Desa Wisata Kategori Berkembang. Selanjutnya direncanakan pada tanggal 19 November 2019 akan dilakukan penilaian akhir dimana Kepala Desa Tiwingan Lama akan melakukan paparan di hadapan tim juri yang bertempat di Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI Jakarta untuk memperebutkan juara 1 s/d 6. Dan puncak dari festival desa wisata ini akan dilakukan pengumuman pemenang pada tanggal 20 November 2019 sekaligus akan diserahkan piala pemenang oleh Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi RI.

Tim Ferivikasi festival desa wisata nusantara tahun 2019 berkunjung ke Desa Tiwingan Lama

     

Keberhasilan desa tiwingan masuk dalam 10 besar nasional ini menurut Kepala Desa Tiwingan Lama Bapak ARBANI, tidak lepas dari komitmen dan dukungan Bapak Gubernur Kalimantan Selatan Paman Birin dalam mengembangkan Desa Wisata di Provinsi Kalimantan. Dengan melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan. Juga tidak lepas dari peran serta dan dukungan dari  Bupati Banjar dan jajarannya. Dan terakhir peran serta dan dukungan masyarakat Desa Tiwingan Lama termasuk kelompok masyarakatnya seperti Pokdarwis dan para tukang ojeg, juga tidak bisa dilupakan peran Tenaga Ahli, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Program P3MD Provinsi Kalimantan Selatan. Beliau juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu yang tidak dapat disebutkan satu persatu namun turut  mendukung kegiatan ini. “Kita doakan dan kita dukung bersama desa Tiwingan Lama menjadi salah satu yang terbaik di ajang Festival Desa Wisata Nusantara tahun 2019 ini,” pungkas kepala desa.

Paket wisata Desa Tiwingan Lama sendiri yang terkenal adalah spot wisata alam berupa Bukit Matang Kaladan. Matang Kaladan merupakan bukit yang paling tinggi di antara bukit-bukit lainnya di daerah waduk PLTA Riam Kanan sehingga banyak panorama alam yang dapat dilihat hanya dari bukit ini. Para wisatawan yang pernah berkunjung ke sana mengatakan kalau pemandangan dari atas bukit ini mirip dengan obyek wisata Raja Ampat. Bukit ini terletak di tengah Desa Tiwingan Lama serta dekat dengan pemukiman penduduk.

Bukit Matang Kaladan, salah satu obyek wisata di Desa Tiwingan Lama

Selain itu di Desa Tiwingan Lama juga terdapat Obyek Wisata Alimpung dimana didalamnya terdapat beberapa spot wisata edukasi berupa pembibitan tanaman hutan seperti Kayu Ulin, Kayu Meranti dan Jenis Endemik lainnya, pengembangan madu kelulut, dan pembuatan asap cair. Selain itu ada beberapa obyek wisata yang sejurusan dan berdekatan dengan lokasi wisata Desa Tiwingan Lama yaitu di antaranya  Tahura Sultan Adam, Obyek Wisata Bendungan Riam Kanan Ir. PM Noor. Wisata di Matang Keladan ini juga dapat terintegrasi dengan Obyek Wisata lainnya seperti hutan pinus yang menawarkan panorama alam yang indah dan sensasi berkelotok menuju pulau ini yang banyak disediakan di dermaga Desa Tiwingan Lama.

Desa Tiwingan Lama sendiri berjarak 60 km dari ibukota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin. Dapat ditempuh melalui jalan darat baik roda dua maupun roda empat. Sedangkan Bukit Matang Kaladan dapat ditempuh melalui jasa ojek atau berjalan kaki menyusuri lereng bukit. Untuk Wisata Alimpung dapat diakses dengan naik perahu klotok kemudian naik ojek sampai ke puncak.

Saat ini Desa Tiwingan Lama merupakan salah satu model pengelolaan desa wisata yang dikelola Bumdes bersama-sama dengan Pokdarwis Desa Tiwingan Lama. Dikunjungi oleh berbagai desa dan Kabupaten di Kalimantan Selatan yang ingin belajar tentang model pengelolaan desa wisata. Kita berharap desa-desa di Kabupaten lainnya dapat mengikuti jejak Desa Tiwingan Lama dalam membangun pariwisata di wilayahnya masing-masing.

Kepala Seksi Sosial Dasar dan Budaya Masyarakat
Siti Norbayah, S.Sos, MAP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here